BAGAIMANA PERKEMBANGAN BAYI UMUR 0 SAMPAI 6 BULAN ? YUUK KITA SIMAK PENJELASANNYA
Tahukah Ayah Ibu? Bayi terlahir dengan ratusan milyar neuron dalam otaknya, namun belum terhubung dengan sempurna. untuk menghubungkan milyaran neuron tersebut, bayi akan mengalami tahapan perkembangan yang pasti akan menyenangkan untuk Ayah dan Ibu semua.
Bayi akan mengalami perubahan yang luar biasa dalam enam bulan pertama kehidupannya. Perkembangan setiap anak pasti berbeda-beda. Kita sebagai orang tua tidak perlu terlalu khawatir bahkan membandingkannya dengan anak orang lain. Akan lebih baik jika kita fokus kepada anak kita sehingga anak kita dapat berkembang dengan sehat sesuai usianya.
Pada usia 0-6 bulan, kita sebagai orang tua dapat melihat perkembangan bayi secara umum, baik secara motorik, sosial, bahasa, hingga kognitif. Kira-kira seperti ini perkembangan anak-anak kita? Yuk, kita coba simak bersama.
1. Usia 0-1 Bulan
Pada usia bayi ini, gerakan yang ditunjukkan masihlah gerakan refleks seperti menggenggam jari atau benda apapun yang mengenai tangannya. Jrak pandang fokus matanya pun baru 18-45 cm saja. Selain itu, bayi juga menangis tanpa air mata, menangisnya menunjukkan bentuk komunikasinya kepada orang tua sebagai tanda menginginkan sesuatu ataupun ada yang tidak nyaman. Bayi juga akan sering terkejut jika mendengar suara yang sangat keras. Ia juga akan terdiam jika mendengar suara yang asing dan menoleh ke arah suara tersebut.
2. Usia 2 bulan
Pada usia ini, bayi mulai bisa mengangkat kepala walaupun belum kuat dan seimbang. Ia mampu mengangkat kepala sekitar 45 derajat saat tengkurap. Terkadang ia akan mulai suka mengoceh "aaa.." "ooo.." dan juga tertawa. Bayi juga mulai mengenali seseorang dari kejauhan. selain itu, ia juga akan lebih perhatian kepada wajah orang lain, terutamanya wajah kedua orang tuanya. Matanya pun sudah mulai bisa mengikuti gerakan objek.
3. Usia 3 bulan
Di usia bayi 3 bulan, ia akan bisa menggenggam benda dengan ukuran sedang namun kesulitan memegang benda-benda yang berukuran kecil. Bayi pun mulai bisa berguling-guling dan menirukan bunyi atau intonasi suara orang lain. Selain itu, bayi mampu mengangkat kepala dan bahu hingga 45-90 derajat saat berbaring tengkurap, anda bisa membantu bayi dengan memposisikan lengan mereka. Ia juga akan sangat gemar memasukkan tangannya ke dalam mulut.
4. Usia 4 bulan
Di usia 4 bulan bayi akan mampu memegang benda hanya dengan satu tangan saja, ia juga mampu memindahkannya ke tangan yang lain. Bayi dapat menahan kepala tanpa dukungan, meskipun terkadang tidak terlalu lama serta mampu mengangkat kepala dan dada mereka sekitar 90 derajat saat berbaring tengkurap. selain itu, bayi dapat berguling ke arah samping atau ke arah belakang. Bayi pun mulai suka mengulang suatu perilaku karena senang atau tertarik dengan respon dari lingkungan sekitar.
5. Usia 5 bulan
Pada saat bayi berusia 5 bulan, ia mulai mengenali bunyi-bunyi yang ada disekitar dan mulai menyesuaikan gerakan tubuh dengan ukuran dan jarak suatu benda. Bayi usia 5 bulan lebih merespon ketika kita memanggil namanya. Bayi juga mulai menggoyangkan tubuh ke depan dan ke belakang, juga sudah mulai mengerti kepemilikian, sehingga bayi akan menangis jika ada yang mengambil mainanya. Ia mampu membedakan anggota keluarga dari orang asing.
6. Usia 6 bulan
Disaat bayi berusia 6 bulan, bayi mulai bisa duduk dengan bantuan orang dewasa. Bayi juga akan mulai mencoba untuk merangkak. Ia mengangkat bagian tubuh atas secara stabil dan menahan beban tubuh dengan tangan. Bayi mulai mencari tahu benda-benda kecil yang ada di sekitar mereka dan akan memberikan respon saat nama mereka dipanggil. Ia juga senang mengekspresikan emosi mereka dengan membuat suara seperti “oh”, “ah”, “eh” dan senang sekali bermain, terutama bersama dengan orang tua.
Nah, Ayah Ibu, itu dia beberapa tanda perkembangan anak di usia 0-6 bulan. Menyenangkan sekali ya bisa melihat tumbuh kembang anak secara langsung. Semoga kita semua sebagai orang tua mampu mendukung perkembangan anak secara sehat dan senang.








Komentar
Posting Komentar